Pesan Perjuangan 3 Pahlawan Nasional Warnai Upacara Bendera 10 November di Undana
10/11/2017
article thumbnail

Jumat 10 November 2017 pukul 07.30, Universitas Nusa Cendana (Undana) memperingati 10 November sebagai hari pahlawan nasional yang ke-72 melalui upacara bendera yang dipimpin langsung oleh Rektor, Pro [ ... ]


Bahas Pembangunan Daerah Tertinggal
01/11/2017
article thumbnail

Bappenas Gelar Seminar Akhir EKPDBadan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Republik Indonesia menggelar seminar akhir Evaluasi Kinerja Pembangunan Daerah (EKPD) “Pembangunan Daerah Tertingga [ ... ]


Artikel Lainnya

Usai Pimpin Wisuda, Rektor Potong Nasi Tumpeng

Acara puncak Dies Natalis ke-55 Undana tahun 2017, dirayakan bersamaan dengan Wisuda Doktor, Magister, Profesi dan Sarjana Periode Ketiga, September 2017. Untuk merayakan hari lahirnya Undana yang jatuh setiap tanggal 1 September 1962 tersebut, Senin, (4/9), usai memimpin wisuda, Rektor, Prof.Ir.Fredrik L. Benu,M.Si.,Ph.D, didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Undana, Ir.Grace Benu-Ale didaulat memotong nasi tumpeng sebagai wujud syukur kepada Tuhan atas perjalanan Undana hingga mencapai usia yang ke-55 tahun. Sebelum pemotongan tumpeng, PSM Bella Cantare turut memeriahkan acara tersebut dengan melantunkan lagu “selamat ulang tahun, panjang umurnya, potong kuenya” hingga pemotongan tumpeng berakhir.

Turut menyaksikan acara pemotongan nasi tumpeng tersebut, Gubernur NTT, Drs.Frans Lebu Raya, Konsulade Timor Leste, Fransisco M.C.P. Jeronimo, Pimpinan Wilayah BRI Denpasar, Dedi Sunardi, Perwakilan Guru Besar, Prof. Lien Bale-Therik, Ketua APU, Drs. Bastian Tobe,MS, Perwakilan Wisudawan, Dr. Leoneto Madeira Martinsh, pejabat yang mewakili Bank NTT, dan perwakilan mahasiswa Undana.

Rektor, Prof. Fred Benu, disela-sela perayaan tersebut mengatakan, dirinya sangat bersyukur, kini Undana telah masuk dalam usia ke-55 tahun. “Kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, dengan berkat-Nya memungkinkan kita dalam institusi ini menjalankan tugas dan tanggungjawab secara baik,” katanya.

Menurut Fred Benu, perjalanan Undana hingga saat ini tidak terlepas dari dukungan semua pihak, terutama pemerintah daerah Provinsi NTT. “Jadi kami bersyukur bahwa Undana dengan dukungan semua pihak, khususnya pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota se-NTT, sehingga sampai dengan saat Undana telah mengalami kemajuan besar. Undana tidak bisa berjalan sendiri, namun harus di dukung oleh semua pihak guna membangun sumber daya manusia. Undana selalu membutuhkan kebersamaan untuk perjalanan panjang, serta memiliki tanggung jawab moral untuk menghasilkan sumber daya manusia guna mendukung membangun pendidikan tinggi untuk menghasilkan output dalam jumlah yang cukup besar. Namun, katanya, out put tersebut harus dipertanggung jawabkan kepada masyarakat, bangsa dan Negara,” katanya. [ds/ovan/refl]