Pesan Perjuangan 3 Pahlawan Nasional Warnai Upacara Bendera 10 November di Undana
10/11/2017
article thumbnail

Jumat 10 November 2017 pukul 07.30, Universitas Nusa Cendana (Undana) memperingati 10 November sebagai hari pahlawan nasional yang ke-72 melalui upacara bendera yang dipimpin langsung oleh Rektor, Pro [ ... ]


Bahas Pembangunan Daerah Tertinggal
01/11/2017
article thumbnail

Bappenas Gelar Seminar Akhir EKPDBadan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Republik Indonesia menggelar seminar akhir Evaluasi Kinerja Pembangunan Daerah (EKPD) “Pembangunan Daerah Tertingga [ ... ]


Artikel Lainnya

Undana Luncurkan Sistem Informasi KRS Online

UNIVERSITAS Nusa Cendana (Undana) akhirnya meluncurkan sistem informasi Kartu Regis Mahasiswa (KRS) secara online di Peluncuran KRS online tersebut ditandai dengan klik masuk aplikasi oleh Rektor Undana, Prof.Ir.Fredrik L.Benu,M.Si.,Ph.D didampingi jajaran pimpinan lain diantaranya, Pembantu Rektor (Purek) Bidang Akademik, Dr.David BW. Pandie MS, Purek Bidang Kemahasiswaan, Prof.Dr.Simon Sabon Ola,M.Hum, Purek Bidang Kerjasama, Ir. I Wayan Mudita, Ph.D, Dekan FST, Drs. Leo Sianturi, M.Si, Dekan FKIP, Drs. Petrus Ly, M.Si, Dekan FKH, Dr. drh. Maxs U. E. Sanam,M.Sc, Dekan FH, Jhoni Nome, SH.,MH, Karo BAAKPSI, Drs. Jimmy Benu, M.Si, Karo BAUK, Ir.Benny J. Pandie, para dosen serta mahasiswa Undana.

Usai peluncuran sistem informasi KRS online, Rektor Undana, Prof.Fred Benu mengungkapkan sudah saatnya Undana menggunakan sistim online, karena hal ini turut meningkatkan peringkat Undana di tingkat nasional. “Saat ini kita bertengger dari urutan 84 hingga 86 dari tiga ribuan universitas. Hanya dengan cara seperti ini kita bisa masuk ke 50 besar,” ungkap Prof. Fred Benu saat peluncuran KRS Online, Kamis (24/8) di ruang aula lantai tiga Gedung Rektorat Undana Penfui.

Ia menjelaskan, dengan adanya peluncuran KRS online ini, maka hal utama yang dapat dilakukan adalah menghindari manipulasi nilai mahasiswa. “Jadi selama ini ada manipulasi nilai mahasiswa sana-sini. Manipulasi uang, manipulasi nilai juga banyak,”sebutnya. Ia mengungkapkan, KRS online ini akan berlaku bagi seluruh mahassiwa baru Undana. Setelah mahasiswa baru, maka selanjutnya semua mahasiswa Undana akan diberlakukan pengisian KRS secara online.

Sistemnya telah terintegrasi dengan CSR Bank BRI serta Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT). Ia menambahkan, tanggal 28-31 Agustus para mahasiswa dan operator akan diberi bimbingan teknis untuk mengoperasiokan aplikasi sistem informasi KRS online tersebut. Menariknya, aplikasi tersebut dibuat oleh beberapa pegawai di BAAKPSI Undana, dibawah koordinasi Yosua Sir. “Jadi kalau saja aplikasi ini dibeli, maka bisa menghabiskan miliaran rupiah, karena itu kita juga memberi penghargaan kepada mereka,”jelas Prof. Benu.

Sementara koordinator teknologi informasi (IT) yang membuat aplikasi sistem informasi KRS online, Yosua, Sir, M.Cs dalam penjelasannya mengatakan, aplikasi online tersebut bertujuan untuk memudahkan mahasiswa merencanakan perkuliahan secara rapi juga tersistem, sekaligus menjadi arsip digital kelengkapan data mahasiswa. Aplikasi tersebut juga akan memudahkan dosen penasehat akademik agar memonitoring perkembangan studi mahasiswa dimana saja tanpa terbatas ruang dan waktu. Ia menambahkan, aplikasi ini juga mendukung pelestarian alam pada pengembangan selanjutnya, karena akan bersifat paper less atau tidak menggunakan karetas sama sekali.

Ia mengungkapkan, ada empat pilihamn sistem pengamanan terhadap aplikasi tersebut sangat baik, terutama bagi mahasiswa, karena mahasiswa bisa mengubah paswor. Ia menjelaskan, untuk mengisi KRS, jelasnya, mahasiswa terlebih dahulu harus membayar biaya SPP di Bank. Selanjutnya, mahasiswa harus mengisi biodata dan selanjutnya mengisi KRS. Menurutnya, sistem CSR Bank BRI akan terhubung secara otomatis dengan aplikasi KRS online, sehingga jika mahasiswa belum melakukan pembayaran SPP, maka mahasiswa tidak dapat mengisi KRS. KRS juga secara otomatis telah terintegrasi denga PDPT.

Menariknya, ungkap Yosua, tak hanya KRS online, ada 14 aplikas lain yang akan dibangun menuju sistem informasi akademik (siakat). Aplikasi-aplikasi tersebut antara lain, e-Monitoring, e-Planning, E-BD, e-Monitoring UP, Pendafataran Jalur Mandiri, Pemeriksaan Hasil Tes Masuk Jalur Mandiri, Pengisian Biodata Mahasiswa Secara Online, Pendaftaran Wisada, Registrasi Mahasiswa Baru, e-Beasiswa, Penjadwalan Kuliah, Computer-Based Test. Oleh karena itu, Ia mengungkapkan, pihaknya bersama tim akan memberi bimbingan teknis kepada para operator di tingkat fakultas, dosen maupun mahasiswa Undana terkait pengisian KRS Online. [rfl/ovan/ds]