PaKu Undana Gelar Aksi Tolak Angket KPK
19/09/2017
article thumbnail

MENYIKAPI persoalan yang dirasakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhir-akhir ini, Pusat Anti Korupsi (PaKU) Universitas Nusa Cendana (Undana) menggelar aksi tolak hak angket Dewan Perwakilan Raky [ ... ]


MPR RI Lakukan Kajian Pendidikan dan Kebudayaan
15/09/2017
article thumbnail

Makalah Dosen Undana akan DibukukanDalam rangka melakukan kajian terhadap masalah pendidikan dan kebudayaan di Indonesia, khsusnya Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Lembaga Pengkajian MPR RI bekerja [ ... ]


Artikel Lainnya

Jepang Kerjasama Dengan Undana

Visi Universitas Nusa Cendana, “Undana Perguruan Berorientasi Global” ternyata bukan mimpi belaka. Terbukti, Kamis, (27/4), di ruang kerja lantai dua Undana Penfui, Rektor, Prof.Ir.Fredrik L.Benu,M.Si.,Ph.D menerima Consulate General of Jepan (CGJ, Hirohisa CHIBA, yang datang khusus di Undana menawarkan kerjasama dalam berbagai bidang, salah satunya adalah melakukan pertukaran mahasiswa untuk belajar bahasa Jepang maupun bahasa Indonesia. Turut hadir pada kesempatan itu, Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Ir. I Wayan Mudita, M.Sc.,Ph.D, Kepala IRO, Prof. Heri Lalel, dosen FST, dan dosen FST, Frederika Rambu Ngana,
Dalam pertemuan terbatas tersebut, tamu Undana, Hirohisa CHIBA mendapat gambaran kerjasama sebelumnya oleh Rektor, Prof. Fred Benu, antara universitas Tokyo Jepang dengan Undana tentang beasiswa dari Japan International Coorperation Agency (JICA) dan workshop sumber daya pesisir dan laut secara berkelanjutan di Provinsi NTT pada tahun 2007. “Jadi khusus di Undana, kami sudah melakukan kerjasama, dan sampai dengan saat ini, mahasiswa dari universitas Tokyo Jepang yang sedang melakukan penelitian di Kabupaten Rote Ndao dibimbing oleh dosen Fakultas Kelautan dan Perikanan, Prof.Ir.Ricky Gimin,M.Sc.,Ph.D. Undana lebih banyak melakukan kerjasama dengan Australia bagian selatan dan New Selant, karena lebih dekat. Pada intinya, pihak Undana selalu siap bekerjasama dengan Jepang, asalkan harus ada follow upnya,” ujar Benu.

Unmus-Undana Jalin Kerjasama

DALAM rangka memajukan Universitas Musamus (Unmus) maupun Universitas Nusa Cendana (Undana) dalam bidang tri dharma perguruan tinggi, maka Unmus dan Undana menjalin kerjasama. Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman Memorandum of Understanding (MoU) di ruang rapat rektorat lantai dua Undana Penfui, Jumat (7/4) masing-masing dilakukan oleh Rektor Unmus, Dr. Philipus Betaubun, ST.,MT dan Rektor Undana, Prof.Ir.Fredrik L.Benu, M.Si.,Ph.D
Dr. Philipus dalam pengantarnya mengatakan, pihaknya berkeinginan membangun Indonesia, khsusnya Papua dari Kabupaten Merauke. Untuk membangun Kabupate Merauke, maka Pendidikan Tinggi di Unmus harus dibangun terlebih dahulu. Karena itu, pihaknya telah melakukan beberapa kerjasama dengan beberapa universitas di Jawa. Dan, kali ini ia menjalin kerjasama dengan Undana. Kerjasama tersebut, katanya, untuk menampung sejumlah keunggulan yang dimiliki oleh beberapa universitas agar diterapkan di Unmus. Ia menyampaikan terima kasih karena pimpinan Undana bersedia melakukan kerjasama tersebut.
Ia menjelaskan, pihaknya bekerjasama dengan Undana, karena memiliki UPT. Laboratorium Lapangan Terpadu Lahan Kering Kepulauan (LLTLKK), yang memiliki fasilitas dan Sumber Daya Manusia yang memadai, sehingga bisa menjadi tempat belajar para mahasiswa maupun dosen di Unmus. Dengan adanya laboratorium Bioscience Undana, maka Unmus berkeinginan untuk mengirim staf ke Undana untuk belajar bersama para laboran di Undana, karena ke depan Unmus pun berencana membuat laboratorium serupa. Selain itu, dengan adanya Program Pascasarjana (PPs) Undana, maka Unmus pun bisa mengirin staf ke Undana untuk mengikuti kuliah.

Undana Seleksi Lima Bank Umum

alt alt alt

Kamis, (6/4), Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof.Ir.Fredrik L.Benu,M.Si.,Ph.D mengadakan seleksi terhadap lima Bank umum di wilayah NTT yang nantinya akan menjadi Bank mitra dalam pengelolaan rekening keuangan milik Undana menjadi BLU. Acara penilaian seleksi penentuan Bank mitra Undana berlangsung dari pukul 09.00 pagi hingga pukul 15.00 WITA di ruang rapat rektorat lantai dua Undana Penfui. Turut mendampingi Rektor adalah Wakil Rektor Bidang Akademik,Dr.David B.W.Pandie,MS, Bidang Administrasi Umum dan Keuangan, Prof.Drs.Mangadas Lumban Gaol,M.Si.,Ph.D, Bidang Kemahasiswaan, Prof.Dr.Simon Sabon Ola,M.Hum, Bidang Kerjasama, Ir.I Wayan Mudita,M.Sc.,Ph.D. Selain itu, Karodum, Ir.Benny J. Pandie, Karoadak, Drs. Jimmy J. Benu, M.Si, Ketua dan Sekretaris SPI, Dr.Ir.Wiendiyati,MP, Moni W.Muskanan,SE.,M.PA dan Humas Undana, David Sir, S.Sos.,M.Hum.

Plt.Dirut Bank NTT, Eduardus Bria Seran, SE bersama staf mendapat kesempatan pertama memaparkan potensi atau prodak yang ditawarkan agar bisa mempermudah dalam pengelolaan keuangan Undana yang saat ini sudah menjadi BLU. Hal yang sama juga berturut-turut disampaikan oleh Pimpinan Cabang (Pinca) Bank BRI, Kusdinar Wiraputra bersama staf, Pinca BNI bersama staf, Branch Manager Bank Mandiri, Carl Alexander Kandou dan Branch Manager BTN, Benny Budi Anggara bersama staf mendapat giliran terakhir.

Undana Gelar Review RBA 2017/2018

SETELAH mendapat Keputusan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia tanggal 3 Maret lalu menjadi universitas yang memiliki status Pola Keuangan (PK) Badan Layanan Umum (BLU), maka Undana diminta menyusun dokumen akuntasi paling lambat enam bulan sejak menjadi PK BLU. Salah satunya adalah menyusun Rencana Bisnis Anggaran (RBA) di setiap fakultas dan unit-unit. Setelah menyusun RBA kurang lebih satu bulan, Undana kemudian menggelar review RBA tahun 2017/2018. Review RBA tersebut digelar di lantai tiga Gedung Rektorat Undana, Rabu (5/4).
Rektor Undana, Prof. Ir.Fredrik L.Benu,M.Si.,Ph.D dalam arahannya mengatakan, meski Undana dan Universitas Samratulangi merupakan dua universitas di Indonesia Timur yang mendapat persetujuan Kemenkeu untuk menjadi BLU secara bersamaan. Namun, katanya, Universitas Samratulangi sudah terlebih dahulu mengajukan dokumen akuntansi ke Kemenkeu, termasuk RBA.

2017, Undana Terima 10.000 Mahasiswa Baru

Universitas Nusa Cendana (Undana), di tahun 2017 ini akan menerima 10.000 mahasiswa baru melalui tiga jalur seleksi yaitu SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri), SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) dan Seleksi Jalur Mandiri. Demikian penjelasan Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr.David B.W.Pandie,M.S dalam rapat koordinasi SBMPTN Undana di ruang aula lantai tiga Undana Penfui, Rabu (5/4). Dikatakannya, pelaksanaan SNMPTN dan SBMPTN sudah di launching tanggal 13 Januari 2017, pengisian PDDS tanggal 14 Januari hingga 10 Pebruari 2017, verifikasi PDDS, 21 Pebruari sampai 6 Maret 2017, proses seleksi, 16 Maret hingga 15 April, pengumuman kelulusan, 26 April 2017 dan pendaftaran ulang peserta yang lulus SNMPTN tanggal 16 Mei 2016 bersamaan dengan pendaftaran ujian tulis SBMPTN.
Terkait tes melalui jalur SBMPTN, kata Pandie, pendaftaran dibuka bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat dan Paket C tahun 2015 dan 2016 harus sudah memiliki ijazah. Bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat dan Paket C 2017 telah memiliki surat keterangan lulus pendidikan menengah sekurang-kurangnya memuat informasi jati dan foto terbaru yang bersangkutan serta dibubuhi cap yang sah. Jadwal pendaftaran akan dibuka pada tanggal 11 April hingga 5 Mei 2017.

FKH Undana Gelar Mukernas XIX IMAKAHI

FAKULTAS Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Nusa Cendana (Undana) kembali mendapat kesempatan istimewa untuk menggelar Musayawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke- XIX Ikatan Mahasiswa Kadokteran Hewan Indonesia (IMAKAHI). Sebelumnya, pada tahun 2013 kegiatan serupa pernah dilaksanakan oleh FKH Undana. Mukernas kali ini mengangkat tema “Mukernas XIX Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Hewan Menular Strategis di Kawasan Semi Ringkai Bersama IMAKAHI” yang digelar di Hotel Papa Jhons, Oebufu Kupang NTT, Jumat-Minggu (31/3-2/4).
Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. David B. W. Pandie, MS ketika membuka kegiatan tersebut memberikan apresiasi dan menyambut baik kehadiran delapan delegasi yang mengikuti Mukernas XIX IMAKAHI. Ia mengajak para delegasi untuk melihat Indonesia dari Kupang, NTT. Dikatakan, momen Mukernas bisa digunakan untuk menjaga kebhinekaan Indonesia. David Pandie, pada kesempatan tersebut menjelaskan secara singkat tentang profil Undana serta status Undana yang kini telah mendapat Keputusan Kementerian Keuangan Indonesia untuk menjadi Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PK-BLU).

Jadi BLU, Undana Dituntut Transparan

SETELAH ditetapkan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dari  Satuan Kerja (Satker) menjadi instansi pemerintah yang menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan (PPK-BLU), Universitas Nusa Cendana (Undana) dituntut agar transparan, akuntabel dan efisien, khsusnya dalam perencanaan dan pengelolan keuangan. Demikian disampaikan Kasubag Pembinaan PNBP dan BLU Kemeristek Dikti, Ana Rahmatul Zulfa, SE., ME ketika memberikan pendapatnya pada acara sosialisasi BLU di ruang teater lantai tiga gedung rektorat Undana Penfui, Jumat (24/3).
“Meski mendapat kebebasan dan fleksibilitas dalam perencanaan tetapi harus transparan, akuntabel dan efisien,” tegasnya. Ia menjelaskan, setiap unit harus menyusun Rencana Bisnis Anggaran (RBA) dan dimasukkan dalam DIPA BLU. Dikatakan, Pola keuangan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) harus disertai komitmen para pimpinan Undana.
Misalnya, dalam waktu enam bulan sejak ditetapkan menjadi PPK BLU, Undana harus menyiapkan semua dokumen termasuk remunerasi para pegawai. Sementara untuk Tunjangan Kinerja (tukin), katanya, dibebankan pada anggaran PNBP. Pasalnya, kata dia, pemerintah tidak lagi menanggung tukin para pegawai Undana, karena telah mengurus keuangan sendiri.

Undana Terapkan Wajib Bayar Uang Pangkal

©. Bagi Cama di FK-FKH Melalui SMMU

UNIVERSITAS Nusa Cendana (Undana)  mulai tahun ini menerapkan kewajiban bagi calon mahasiswa (cama) baru jalur Seleksi Mandiri Masuk Undana (SMMU) khusus di Fakultas Kedokteran (FK) umum dan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH), agar wajib membayar uang pangkal masuk Undana. Hal tersebut menyusul adanya keputusan Rapat Senat Undana di ruang CCTV lantai tiga Undana Penfui (20/7/2016), dan dilanjutkan dengan keputusan rapat lengkap pimpinan universitas, fakultas, lembaga, pascasarjana, dan biro dipimpin langsung oleh Rektor, Prof.Ir.Fredrik L.Benu,MS.,Ph.D telah menetapkan agar  cama FK diwajibkan membayar Rp. 100 juta secara tunai, sedangkan untuk cama FKH wajib membayar Rp 7 juta. Pernyataan tersebut diasampaikan Rektor Undana, Prof.Ir.Fredrik L.Benu,M.Si.,Ph.D ketika memimpin apel kerja pagi di pelataran Gedung Rektorat Undana, Penfui, Senin (1/8).

Dikatakannya, hal tersebut akan ditentukan pimpinan Undana, setelah para cama telah mencapai minimum passing grade yang hasilnya akan diumumkan sekitar tanggal 8 Agustus mendatang, dan cama bersedia membayar uang pangkal. Kendati demikian, kata Benu, jatah uang pangkal di FK hanya tersedia sekitar 10 kursi, sehingga apabila masyarakat NTT dapat memanfaatkan kesempatan ini, maka Undana akan mendapat

Page 7 of 10