Pesan Perjuangan 3 Pahlawan Nasional Warnai Upacara Bendera 10 November di Undana
10/11/2017
article thumbnail

Jumat 10 November 2017 pukul 07.30, Universitas Nusa Cendana (Undana) memperingati 10 November sebagai hari pahlawan nasional yang ke-72 melalui upacara bendera yang dipimpin langsung oleh Rektor, Pro [ ... ]


Bahas Pembangunan Daerah Tertinggal
01/11/2017
article thumbnail

Bappenas Gelar Seminar Akhir EKPDBadan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Republik Indonesia menggelar seminar akhir Evaluasi Kinerja Pembangunan Daerah (EKPD) “Pembangunan Daerah Tertingga [ ... ]


Artikel Lainnya

HUT Undana Diisi Berbagai Kegiatan

Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 Universitas Nusa Cendana (Undana) yang jatuh pada tanggal 1 September 2017 akan diisi dengan berbagai kegiatan yang telah dicanangkan oleh Rektor, Prof.Ir.Fredrik L.Benu,M.Si.,Ph.D di pelataran gedung rektorat Undana Penfui, Senin, (7/8). Acara pencanangan Dies Natalis ke-55 Undana tersebut dilakukan dalam apel bersama dengan fakultas di lingkungan Undana. “Panitia untuk tahun ini dibawah koordinasi Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) yang sudah terbentuk dan hari ini kita akan canangkan Dies Natalis Undana ke-55. Mohon supaya semua unit mengkoordinasikan programnya, sehingga jika ada program di fakultas, supaya disinkronisai sebagai rangkaian dari kegiatan Dies Natalis Undana,” kata Rektor, Prof. Fred Benu saat memimpin apel pagi.

Rektor, Fred Benu saat grand launching pembukaan perayaan 55 tahun Undana mengatakan, peristiwa ini hendaknya dimaknai oleh seluruh keluarga besar Undana tidak sekedar serimoni, namun yang paling penting adalah nilai-nilai dasar lahirnya sebuah universitas negeri di NTT guna membantu pemerintah meningkatkan daya saing bangsa. Karena itu, Benu mengharapkan agar seluruh warga Undana supaya dapat berpartisipasi memberikan dukungan dan juga kepada seluruh masyarakat NTT dan teristimewa para alumni yang saat ini memimpin daerah ini, maupun para para alumni Undana yang sedang menjabat di daerah lain di luar NTT.

Pius Bumi Kellen-Arnoldus Manu Mendaftar Hari Terakhir

  • Sebagai Balon Rektor Undana

Jadwal pendaftaran Bakal Calon (balon) rektor Universitas Nusa Cendana (Undana) Periode 2017-2021 dibuka sejak 1 hingga 4 Agustus 2017, hingga hari terakhir Jumat (4/8), sekitar pukul 14.30 telah mendaftar dua balon rektor Undana pada hari yang sama. Mereka adalah Dr.Drs.Pius Bumi Kellen,MM dan Dr. Arnoldus E. Manu, M.Si. Meski demikian dua balon tak mendaftar bersamaan. Dr. Pius sebagai pendaftar ke tiga datang di sekretariat pendaftaran sekitar pukul 14.30 Wita ditemani dua orang dosen yakni, Drs. Theo da Cunha,M.Si dosen FST dan Satunya lagi dosen Fisip Undana. Sementara, Dr. Arnoldus Manu sebagai pendaftar ke empat datang sekira pukul 15.15 ditemani Dekan Fapet, Ir. Gustaf Oematan, M.Si sejumlah pegawai dan dosen Fakultas Peternakan.

Ketua Panitia Pemilihan Rektor Undana Periode 2017-2021, Prof. Dr. Simon Sabon Ola, M.Hum saat menerima Dr. Pius maupun Dr. Arnoldus mengatakan hal yang sama. Ia mengatakan, setiap orang berhak mencalonkan diri menjadi rektor Undana. “Terima kasih karena telah menggunakan hak dan memberi warna pada pesta demokrasi di Undana,” ujarnya. Ia meminta agar para balon rektor Undana dapat memasukan Laporan Hasil Kekayaan Aparatur Sipil Negara (LHK ASN) kepada panitia sebelum proses ferivikasi. Ia mengimbau kepada balon rektor yang belum melengkapi persayaratannya agar segera dilengkapi sebelum tanggal 10 Agustus mendatang. Pasalnya, kata dia, panitia akan melakukan verifikasi berkas pada tanggal 11 Agustus.

Fred Benu Pendaftar Kedua

Sesuai formulir pendaftaran bakal calon (balon) rektor Undana yang disebarkan oleh Panitia Pemilihan Rektor, akhirnya Kamis, (3/8) tepat pukul 13.00 Wita, Rektor Undana, Prof.Ir.Fredrik L.Benu,M.Si.,Ph.D secara resmi mendaftarkan diri sebagai salah satu balon rektor Undana 2017-2021, yang diterima secara langsung oleh Ketua Panitia Pemilihan Rektor Undana, Prof.Dr.Simon Sabon Ola, M.Hum di ruang rektorat lantai dua Undana Penfui.

Pada kesempatan itu, Prof. Simon Ola mengatakan, Fred Benu merupakan pendaftar kedua. Sebelumnya sudah ada balon rektor Undana yang mendaftar yakni Dr. Marshal Neolaka, dosen Fisip yang mendaftar sehari sebelumnya.

Mendaftarnya Fred Benu yang juga bakal calon petahana, kata Simon Ola, memberikan gambaran kepada publik bahwa demokrasi di Undana sehat. Diharapkan, sampai dengan besok (hari ini, 4/8), yang merupakan hari terakhir pendaftaran tahap satu pendaftar mencapai jumlah minimal yaitu empat orang yang diamanatkan sesuai Permenristekdikti Nomor 19 Tahun 2017. “Kalau besok, belum mencukupi, maka kita akan perpanjang supaya mencapai jumlah empat orang pendaftar,”katanya.

Marcel Neolaka Mendaftar Hari Pertama

Mantan Pembantu Dekan III Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Nusa Cendana (Undana), DR. Melkisedek Noh Bernabas Cervesius Neolaka,M.Si yang biasa disapa Marcel Neolaka, secara resmi telah mendaftarkan diri pada hari pertama sebagai calon rektor Undana periode 2017-2021, di ruang Sekretariat lantai dua gedung rektorat Undana Penfui, Rabu, (19/7), diterima langsung oleh anggota seksi pendaftaran berkas calon rektor Undana, Drs. Melkior Bunga dan Djibrael Rakke,SH.,MH.

Siaran pers yang dikeluarkan oleh Humas Undana, David Sir,S.Sos.,M.Hum mengatakan, usai menyerahkan dokumen persyaratan calon rektor Undana sesuai Permenristekdikti Nomor 01 Tahun 2015 dengan syarat PNS yang memiliki pengalaman jabatan jenjang akademik (dosen), berpangkat Lektor Kepala, berpendidikan Doktor, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berusia paling tinggi 60 Tahun, berpengalaman manajerial di PTN paling rendah Ketua Jurusan (2 tahun), bersedia dicalonkan sebagai pemimpin perguruan tinggi negeri yang dinyatakan secara tertulis, sehat jasmani dan rohani yang dinyatakan secara tertulis oleh dokter pemerintah yang berwenang, setiap unsur penilaian prestasi kerja pegawai bernilai baik dalam dua tahun terakhir, tidak sedang menjalani hukuman disiplin tingkat sedang atau berat, tidak pernah di pidana berdasarkan putusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap dan tidak pernah melakukan plagiat sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku. Usai diseleksi berkas tersebut, Marcel Neolaka dinyatakan memenihi syarat untuk mempersiapkan diri masuk pada tahapan berikutnya.

Mahasiswa Harus Jadi Garda Terdepan Gelorakan Pancasila

Mahasiswa harus menjadi garda paling depan dalam menggelorakan nilai-nilai Pancasila dan Kebhinekaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pasalnya, kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini dirongrong oleh gerakan intoleransi dan radikalisme. Hal tersebut disampaikan Kapolda NTT, Irjen Pol. Drs. Agung Sabar Santoso, SH, MH ketika menyampaikan materi pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tingkat Universitas Nusa Cendana (Undana) Tahun 2017 di Aula Undana Penfui, Kamis (3/8).

Di hadapan 7.544 mahasiswa baru Undana, Kapolda, Agus Santoso menjelaskan banyak hal terkait kondisi bangsa Indonesia. Diantaranya adalah tentang radikalisme yang kian marak di Indonesia. Ia mengemukakan, sejak berdirinya bangsa, para fouding fathers (pendiri bangsa), telah menetapkan Pancasila sebagai Dasar Negara, Falsafah, Ideologi serta pandangan hidup bangsa Indonesia. Selain Pancasila, terdapat tiga pilar lainnya yaitu Undang-Undang 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Karena itu, jika ada dari antara mahasiswa maupun masyarakat yang tidak mengakui adanya empat pilar tersebut, maka sebaiknya ia hidup di luar bangsa Indonesia,” tegasnya.

Lemhanas Studi Stretegis Dalam Negeri di Undana

  • Menjaring Aspirasi Untuk Atasi Persoalan Daerah

GUNA menjaring aspirasi masyarakat dan para stakeholders di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mengatasi berbagai persoalan yang tengah meilit masyarakat NTT, diantaranya kemiskinan, pengangguran, human trafficking (perdagangan manusia), maka Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas) Republik Indonesia melakukan studi strategis di Kota Kupang sejak tanggal 16 sampai 20 Juli 2017. Selain itu, rombongan Lemhanas melakukan dialog dengan Rektor Undana, Prof.Dr.Fredrik L.Benu,M.Si.,Ph.D bersama jajaran pimpinan universitas, fakultas, lembaga, pascasarjana untuk mendengar langsung aspirasi dari masyarakat kampus Undana didampingi ketua tim, Prof.Dr. Sudaryono.

Dalam sambutannya Prof. Sudaryono, mengajak Undana agar menjelaskan program strategis Undana serta aspirasi civitas akademika Undana agar menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan di tingkat pusat dalam rangka mengatasi berbagai persoalan, baik di bidang sosial, politik, keamanan, ekonomi, pendidikan dan lain sebagainya. “Kehadiran Lemhanas di sini untuk mendengar aspirasi serta mengetahui masalah yang dihadapi Undana maupun NTT karena para anggota Lemhanas ini merupakan calon-calon pemimpin masa depan Indonesia, sehingga masalah tersebut akan dijadikan acuan dalam menyusun kebijakan,” papar Prof. Sudaryono ketika menyampaikan sambutannyan di ruang teater gedung rektorat Undana, Kamis (20/7).

Tingkatkan Persatuan dan Persaudaraan

  • Mahasiswa PPG Undana Ikut Halal Bihalal

Dalam rangka meningkatkan persatuan dan mempererat persaudaraan, maka sebanyak 72 mahasiswa Program Profesi Guru (PPG) Universitas Nusa Cendana (Undana) angaktan ke lima mengikuti kegiatan halal bihalal yang digelar pengelola PPG di kampus tersebut. Hadir pada acara tersebut, jajaran pengelola PPG Undana diantaranya Prof. Dr. I Bagus Arjana, Drs. Fredrik Bolang,M.Si dan sejumlah dosen dan mahasiswa PPG Undana. Ketua Pengelola PPG Undana, Prof. Dr. I Bagus Arjana dalam sambutannya mengatakan kegiatan halal bilahal ini merupakan kegiatan positif sehingga perlu dilakukan. “Jarang ada lembaga-lembaga yang melakukan kegiatan seperti ini, kita lakukan halal bihalal untuk meningkatkan persatuan dan mempererat persaudaraan antara mahasiswa dengan dosen serta dengan sesama manusia pada umumnya,” tandas Prof. Arjana. Kegiatan Halal Bihalal dengan tema ‘Satukan Hati dan Eratkan Persaudaraan tersebut digelar di ruang teater gedung rektorat Undana, Rabu (19/7).

Ia menjelaskan, kegiatan bernuansa religi selalu dilakukan melibatkan mahasiswa PPG Undana, karena akhir-akhir ini kondisi bangsa Indonesia dilanda krisis toleransi, persatuan dan kesatuan bangsa. Ia mengatakan, mahasiswa PPG Undana perlu menjaga diri, terutama pada sisi kesehatan, psikologi maupun biologis. “Jadi tidak hanya kesehatan yang dijaga tetapi psikologis dan biologis juga perlu dijaga. Kalau orangtua tidak kirim uang maka itu akan mengganggu psikologi, kemudian hindari diri dari adanya gangguan biologis pun perlu, karena itu ada waktunya,” papar Prof. Arjana. Ia menambahkan, mahasiswa PPG harus siap mengabdi di daerah terdepan, melalui program Guru Garis Depan (GGD). “Jika mahasiswa PPG mundur, maka tak ada lagi guru yagn berada paling depan untuk mendidik anak-anak bangsa di daerah paling depan Indonesia, baik dari Sabang sampai Merauke atau dari Mianggas sampai ujung Pulau Rote,” tandasnya.

Dokter Baru Diminta Berkorban Demi Kemanusiaan

Sebanyak 18 dokter baru Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Nusa Cendana (Undana) dilantik dan diambil sumpah oleh Dekan FK, dr. Bobby M. Koamesah. Para dokter tersebut adalah Adilhara A. Akal, S. Ked, dr. Andres Rizaldy Kehi, S.Ked, dr. Calvin V. Y. Anang, S.Ked, dr. Cahatarina L. S. Dengi Dando, dr. Eirene O. R. I. Kondi, S.Ked, dr. Irianty A. Patola, S.Ked, dr. Jeani A. R. Sedu, S.Ked, dr. Kartika R. Leki, S.Ked, dr. Kristina Molo, S.Ked, dr. Leonita V. Homalessy, S. Ked, dr. Lina M. F.F. Naitkakin, S.Ked, dr. Maria F. Itu, S.Ked, dr. Nurmalinda K. Mappapa, S.Ked, dr. Rexi R. Nunuhitu, S.Ked, dr. Rises C. Banggut, S.Ked, dr. Rizky M. Mooy, S.Ked, dr. Sri Hartati, S.Ked dan dr. Kieta A. P. Kerihi, S.Ked.

Rektor Undana, Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M.Si., Ph. D dalam sambutannya meminta agar 18 dokter baru tersebut bisa melayani masyarakat dengan baik. Bahkan, berkorban demi kemanusiaan. “Jadi peristiwa bermartabat hari ini, tak hanya menjadi momen bahagia dan suka cita, disamping itu para dokter baru pun menyadari tanggungjwab untuk memberi diri dan berkorban demi kemanusiaan,” tegas Rektor, Prof. Fred saat memberikan sambutan pada acara pelantikan dan pengambilan sumpah 18 dokter baru di Aula Undana, Selasa (18/07).

Page 4 of 11