Faculty of Marine sciences and Fisheries

Undana merupakan satu-satunya universitas negeri yang berada di kawasan tenggara Indonesia yang berhadapan langsung dengan Laut Timor yang menghubungkan tiga negara (Indonesia, Timor Leste and Australia). Universitas ini juga berada pada provinsi kepulauan (maritim) yang perlu menyiapkan SDM yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan provinsi maritim.

Beberapa urgensi kehadiran FKP adalah untuk: (1) menjawab tuntutan dunia untuk menyiapkan SDM yang mampu mengelola dan melestarikan ekosistem khas dunia seperti The Coral Triangle dan Savu Sea Marine Reserve yang keduanya berada di Nusa Tenggara Timur; (2) Berkontribusi dalam eksplorasi dan pengembangan Laut Timor yang merupakan kawasan yang kaya akan sumberdaya; (3) Berkontribusi dalam penelitian dan pengembangan ilmu kelautan dan perikanan.

FKP memiliki dua program studi dan konsentrasi keilmuan dan keahlian pada lulusan kami yaitu: Budidaya Perairan dan Manajemen Sumberdaya Perairan. Melihat pentingnya posisi sektor kelautan dan perikanan serta mendorong peran aktif lembaga pendidikan tinggi maka Universitas Nusa Cendana telah mengambil langkah strategis untuk me-launching Fakultas Kelautan dan Perikanan pada pertengahan tahun 2013 ini.

 

Dasar Hukum:

Surat Keputusan Ditjen Dikti No. 23/Dikti/Kep/1999. Serta memiliki Akreditasi B BAN-PT (2012-2016).

 

Menjadi Sarjana Perikanan:

Program Sarjana dapat ditempuh dalam waktu 8-14 semester. Beban studi keseluruhan adalah 144 sks (satuan kredit semester) termasuk skripsi. Sejak didirikan tahun 1993 telah menghasilkan lulusan Sarjana Perikanan yang tersebar di seluruh Indonesia. Di NTT lulusan tersebar di hampir seluruh Dinas Kelautan dan Perikanan di provinsi dan kabupaten, lembaga penelitian, dosen universitas dan sekolah perikanan, berbagai LSM dan perusahaan perikanan.

 


 

FAKULTAS KELAUTAN DAN PERIKANAN UNDANA


VISI FAKULTAS KELAUTAN DAN PERIKANAN UNDANA

Menjadi fakultas yang berwawasan global dan pelopor IPTEK dibidang kelautan dan perikanan berbasis kepulauan semiringkai pada tahun 2025

MISI FAKULTAS KELAUTAN DAN PERIKANAN UNDANA

  1. Menyelenggarakan pendidikan tinggi yang bermutu dan berdaya saing dalambidang Kelautan dan Perikanan berbasis kepulauan semiringkai
  2. Melakukan penelitian eksplorasi, ekploitasi, manajemen dan konservasi sumberdaya perairan hayati dan non hayati di daerah kepulauan semiringkai
  3. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat dan mengembangkan program-program pemberdayaan kewirausahaan bagi masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil.
  4. Menjalin kerjasama dengan stakeholders secara lokal, nasional, dan internasional


TUJUAN FAKULTAS KELAUTAN DAN PERIKANAN UNDANA

  1. Meningkatkan kualitas lulusan yang berdayasaing dalam bidang kelautan dan perikanan guna menunjang pengembangan wilayah kepulauan  semiringkai secara berkelanjutan.
  2. Meningkatkan  kualitas dan  jumlah penelitian  bidang kelautan dan perikananuntuk mendukung pengembangan wilayah kepulauan semiringkai secara berkelanjutan.
  3. Meningkatkan mutu dan jumlah pengabdian bidang kelautan dan perikanan  pada wilayah kepulauan semiringkai.
  4. Meningkatkan kerjasama dengan para stakeholder secara lokal, nasional, dan internasional


SASARAN FAKULTAS KELAUTAN DAN PERIKANAN UNDANA

  1. Meningkatkan  rata-rata IPK mahasiswa dari 2.90 menjadi 3,15
  2. Memperpendek lama studi mahasiswa dari 5,5 tahun menjadi 5 tahun
  3. Meningkatkan kualifikasi dosen dan tenaga kependidikan
  4. Meningkatkan mutu dan relevansi pendidikan dalam proses PBM
  5. Meningkatkan sarana  prasarana pendidikan dan perkantoran
  6. Melaksanakan sistim penjaminan mutu internal (SPMI)
  7. Meningkatkan minat calon mahasiswa baru
  8. Meningkatkan prestasi, reputasi akademik, bakat, dan minat mahasiswa baru
  9. Meningkatkan jumlah dan kualitas  peneliti dibidang kelautan dan perikanan
  10. Meningkatan jumlah publikasi ilmiah di jurnal nasional dan internasional
  11. Meningkatkan jumlah dan kualitas  pengabdian pada masyarakat dibidang kelautan dan perikanan
  12. Membentuk desa binaan
  13. Meningkatkan kerjasama tridharma secara lokal, nasional, dan internasional

 




PROGRAM STUDI MANAJEMEN SUMBERDAYA PERAIRAN


VISI PROGRAM STUDI MANAJEMEN SUMBERDAYA PERAIRAN
Menjadi Program Studi yang Berwawasan Global dan Unggul Dalam Bidang Manajemen Sumberdaya Perairan Berbasis Kepulauan Semiringkai Pada Tahun 2025

Visi tersebut terdiri atas beberapa kata kunci yang maknanya dapat dijelaskan sebagai berikut:
BERWAWASAN GLOBAL: Civitas Prodi MSP termasuk alumninya sebagai insan yang produktif  mampu berpartisipasi dan menyesuaikan diri secara baik terhadap setiap perubahan dan tuntutan globalisasi dengan tetap tegak berdiri di atas nilai-nilai luhur yang hidup dalam masyarakat Indonesia, khususnya NTT yang telah dipertahankan turun-temurun sebagai penciri lokal tetapi mempunyai manfaat universal. Partisipasi komunitas Prodi MSP tidak dibatasi oleh sekat-sekat SARA dan wilayah, karena komunitas civitas MSP merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari komunitas global.
UNGGUL: Prodi MSP secara terencana dan mengikuti perkembangan zaman mampu melaksanakan proses pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang berkualitas, didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai untuk menghasilkan SDM yang memiliki daya saing di bidang pengelolaan perairan, yang sanggup berkompetisi baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.
KEPULAUAN : Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan provinsi kepulauan dengan jumlah pulau sebanyak 1.192 pulau, 432 pulau mempunyai nama dan 44 pulau berpenghuni.
SEMIRINGKAI: kata semiringkai (lahan kering) berarti keadaan lahan atau iklim atau lingkungan yang mendekati sangat kering. Kawasan semiringkai dunia sebagian besar berada di wilayah kontinental, namun kawasan Nusa Tenggara dan Maluku bagian Selatan merupakan satu-satunya kawasan semiringkai yang merupakan kepulauan. Kedekatan Nusa Tenggara dengan Benua Australia yang kering menyebabkan kawasan Nusa Tenggara mendapat pengaruh yang paling kuat dari kekeringan Benua Australia. Kondisi semiringkai mempengaruhi proses sosio-ekologi di NTT.

MISI PROGRAM STUDI MANAJEMEN SUMBERDAYA PERAIRAN

  1. Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat di bidang pengelolaan sumberdaya perairan berbasis IPTEK untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dalam bidang manajemen sumberdaya perairanpada kawasan semiringkai kepulauan.
  2. Mengembangkan Prodi MSP sebagai pusat informasi IPTEK di bidang manajemen sumberdaya perairan pada wilayah kepulauan semiringkai.
  3. Melaksanakan kerjasama dan kemitraan dengan para stakeholder yang berorientasi pada pelestarian sumberdaya perairan, baik secara lokal, nasional, maupun internasional.


TUJUAN PROGRAM STUDI MANAJEMEN SUMBERDAYA PERAIRAN

  1. Menghasilkan sarjana perikanan yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi manajemen  sumberdaya perairan dan mampu belajar secara mandiri.
  2. Menghasilkan berbagai informasi pendukung penelitian, pengembangan dan penerapan  IPTEK di bidang manajemen sumberdaya perairan yang berwawasan lingkungan.
  3. Menggalang program-program kemitraaan pada tingkat lokal, nasional maupun internasional untuk memajukan manajemen sumberdaya perairan bagi kesejateraan masyarakat.


SASARAN PROGRAM STUDI MANAJEMEN SUMBERDAYA PERAIRAN

  1. Menciptakan lulusan yang memiliki IPK tinggi (rata-rata 3.00).
  2. Memperpendek masa studi mahasiswa maksimal 4 tahun.
  3. Meningkatkan kualifikasi dosen.
  4. Meningkatkan mutu dan relevansi pendidikan dalam proses PBM.
  5. Meningkatkan sarana dan prasarana Program Studi.
  6. Meningkatkan manajemen tata pamong yang menjamin kredibel, transparansi, akuntabel, bertanggung jawab, dan adil.
  7. Meningkatkan minat calon mahasiswa baru untuk masuk ke Prodi Manajemen Sumberdaya Perairan.
  8. Meningkatkan prestasi, reputasi  akademik, bakat dan minat mahasiswa.
  9. Menciptakan proses belajar mengajar yang kondusif antara mahasiswa dan dosen.
  10. Meningkatkan pelayanan kepada mahasiswa untuk mengembangkan penalaran, minat,bakat, seni, dan kesejahteraan.
  11. Meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian dan mengimplementasikan hasil-hasil penelitian ke dalam bentuk teknologi berbasis pengelolaan perairan.
  12. Membangun  kerjasama dengan institusi lain di bidang pendidikan, penelitian dan  pengabdian pada masyarakat.

 


PROGRAM STUDI BUDIDAYA PERAIRAN


VISI PROGRAM STUDI BUDIDAYA PERAIRAN
Menjadi program studi yang unggul dalam bidang marikultur dalam tataran global

MISI PROGRAM STUDI BUDIDAYA PERAIRAN

  1. Menyelenggarakan pendidikan Budidaya Perairan berbasis IPTEKS untuk menghasilkan lulusan yang kompeten di bidang marikultur.
  2. Membangun prodi Budidaya Perairan sebagai sumber agen dan pusat informasi IPTEK Marikultur bagi spesies lokal.
  3. Menjalin kerjasama dan kemitraan dengan semua stekholder yang berorientasi plasma nutfah dalam pelestarian sumberdaya akuatik


TUJUAN PROGRAM STUDI BUDIDAYA PERAIRAN

  1. Menghasilkan lulusan yang menguasai  ilmu pengetahuan dan  teknologi  marikultur terkini dan yang mampu belajar secara mandiri.
  2. Menjadi agen informasi pendukung penelitian, pengembangan  dan penerapan IPTEK marikultur yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.
  3. Menggalang program-program kemitraan pada tingkat lokal, nasional maupun internasional untuk memajukan marikultur dan kesejahteraan hidup masyarakat


SASARAN PROGRAM STUDI BUDIDAYA PERAIRAN

  1. Meningkatkan manajemen tata pamong yang menjamin transparansi, kredibel, adil dan bertanggung jawab
  2. Melaksanakan  sistim penjaminan mutu sesuai dengan SOP
  3. Meningkatkan animo calon mahasiswa baru
  4. Menciptakan lulusan yang memiliki IPK tinggi (rata-rata 3.00).
  5. Memperpendek masa studi mahasiswa maksimal 4 tahun.
  6. Menciptakan proses belajar mengajar yang kondusif antara mahasiswa dan dosen.
  7. Meningkatkan prestasi, reputasi  akademik, bakat dan minat mahasiswa
  8. Meningkatkan pelayanan kepada mahasiswa untuk mengmbangkan penalaran, minat,bakat, seni, dan kesejahteraan.
  9. Meningkatkan  kerjasama dengan institusi lain di bidang pendidikan, penelitian dan  pengabdian pada masyarakat.
  10. Mengimplementasikan hasil-hasil penelitian ke dalam bentuk teknologi berbasis marikultur.
  11. Meningkatkan mutu pengajar dan tenaga kependidikan
  12. Meningkatkan sarana dan prasarana Program Studi